Day 8: Orang tuamu telah memberimu nama yang baik, maka tidak inginkah kamu menjadi pribadi yang seindah namamu?
Day 9: Terkadang, kebahagiaan dapat kau temukan pada hal remeh-temeh di kehidupanmu seperti secangir teh hangat, lembutnya busa sabun, atau wangi harum dari dapur. Belajar untuk bersyukur, dimulai dari menghargai hal-hal kecil sehari-hari…
Day 10: Tuhan, maafkan saya yang baru mengetuk pintumu bila ada perlu. Tapi Tuhan, hanya padaMu aku bisa mengadu…
Day 11: Dan dua orang, yang dalam perjalanan menjadi mengenal satu sama lain, mengerti satu sama lain… pada satu titik, mereka lalu tidak ragu untuk berkata pada satu sama lain, “Inilah kamu,”
Day 12: Dia adalah pelindungmu yang paling hebat, tapi Dia jugalah yang paling kamu takuti.
Day 13: Katamu menyenangkan, begitu aku mengingatkan tentang hidupku yang seperti roller-coaster. Sekarang kita sudah sampai puncak, berhentilah merengek, dan nikmati sisa perjalanan.
Day 14: Terkadang, perasaanku sendiri tidaklah penting. Terkadang, kalah dari perasaanmu sendiri adalah salah. Berpura-pura menjadi kuat dan tegar untuk dirimu sendiri, untuk orang lain, dan menguatkan orang lain.